Suzuki Hadirkan Swift Sport Katana Edition di Jepang

By | 2020-01-13T15:43:59+00:00 January 13th, 2020|Velg Mobil|

Suzuki Swift Sport Katana Edition Diluncurkan di Jepang – Di pameran otomotif Tokyo Auto Salon 2020, memang ada beberapa kejutan yang ditampilkan oleh beberapa produsen. Salah satunya adalah model terbaru berupa Suzuki Swift Sport Katana Edition yang mampu mencuri perhatian pengunjung.

Hot hatch ini hadir sebagai hasil modifikasi yang memang dihadirkan untuk memaksimalkan penampilannya sehingga jauh lebih ganas di setiap sisi. Ini tentu saja membuat pesona Suzuki Model Swift Sport terbaru ini menjadi lebih menarik dan memiliki nuansa sporty yang sangat kuat.

Suzuki Swift Sport Katana Edition Diluncurkan di Jepang

Di satu sisi, ketika mengutip laporan dari Paultan pada 13 Januari 2020, mobil ini memang sangat berbeda dengan model Swift Sport Katana yang merupakan model yang dijual di Belanda. Pasalnya, mobil terbaru besutan Suzuki hadir dengan konsep desain modifikasi yang jauh lebih komprehensif.

Meskipun dikatakan sangat menarik, hanya saja sayangnya tidak disebutkan apakah edisi Katana yang muncul di Tanah Samurai akan mulai diproduksi atau tidak.

Menyentuh tentang konsep penampilan tubuh Suzuki Swift Sport Katana Edition tipe diketahui membawa kit wideboy yang mencakup spoiler di bumper depan, rok samping terbaru, dan diffuser belakang. Tidak hanya itu, jangan lupa juga melihat konsep grafik gaya elegan juga ikut diaplikasikan di berbagai sisi, bersamaan dengan beberapa lencana yang cocok. Sementara interior, ada titanium panas di kabin yang akan memperkuat pesona keganasan.

Sementara itu, performa mesin pada mobil ini kabarnya tidak ada perubahan dengan model sebelumnya. Yang mana, mobil ini akan dilengkapi dengan mesin K14C yang memiliki kubikasi 1,4 liter Turbocharged dengan dukungan 4 silinder. Mesin tersebut diklaim mampu memberikan tenaga 138 Tk dan torsi tertinggi 230 Nm.

Terlepas dari itu, terlepas dari daya tariknya, tidak ada kepastian apakah model Swift Sport akan dimasukkan ke dalam lini produksi atau tidak hanya mengingat konsep modifikasi.

About the Author: