Suzuki Jimny Menangkan Prestasi Kurang Memuaskan di Euro NCAP Hit Test TheGasPol.com

By | 2019-01-04T13:41:45+00:00 January 4th, 2019|Velg Mobil|

Suzuki Jimny terbaru telah diberi label kurang aman oleh komunitas Eropa. Karena dalam uji tabrak lari yang dilakukan oleh Program Penilaian Mobil Baru Eropa (Euro NCAP), jip mungil ini hanya memenangkan tiga bintang.

Dilansir dari media otomotif asing, Suzuki Jimny hanya mencapai peringkat perlindungan penumpang dewasa sebesar 73 persen, perlindungan 84 persen untuk anak-anak di kursi belakang, dan 52 persen untuk pejalan kaki.

Dalam menguji offset frontal (front hit), kompartemen penumpang Jimny berubah bentuk setelah dipukul, terutama di sekitar kusen pintu mobil. Boneka boneka penumpang yang duduk di dalam tidak terlindungi di dada dan berpotensi kepala pengemudi tertabrak setir, meskipun itu memberikan perlindungan yang baik di paha hingga lutut.

Ketika dipukul dengan kecepatan 50 kilometer per jam, struktur penghalang yang kaku juga dianggap tidak mampu melindungi kepala penumpang belakang. Konstruksi dianggap agak lemah, dan perlindungan penumpang depan dan belakang cenderung di bawah rata-rata.

Tes yang menunjukkan hasil buruk lainnya ada dalam sistem pengereman darurat darurat otonom (AEB) otomatis. Sistem yang tersimpan masih membahayakan pejalan kaki saat menguji 30 km per jam di siang hari. Selain itu, sistem menunjukkan kinerja yang lemah dalam cahaya redup.

"Dalam kondisi ini sistem tidak dapat memindai objek yang bergerak cepat seperti pengendara sepeda," menurut rilis resmi dari Euro NCAP.

Ini bukan pertama kalinya mobil Suzuki baru diberi nama 3 bintang. Suzuki Ignis untuk pasar Eropa selama uji crash Euro NCAP tahun lalu juga mencapai nilai yang sama. Bahkan fitur AEB yang disimpan di Ignis lambat untuk mendeteksi pejalan kaki.

About the Author: