Work Wheels Official


Asyiknya mengemudikan kendaraan ditemani lagu-lagu favorit. Selain berfungsi sebagai penguat mood, mendengarkan lagu favorit sembari berkendara bisa membuat perjalanan terasa begitu singkat, meski jaraknya cukup jauh.

Namun, ternyata tidak semua lagu bisa didengarkan saat mengemudikan mobil. Ada beberapa lagu yang disarankan untuk tidak didengarkan saat mengemudi.

Menurut Moneybarn, salah satu penyedia jasa keuangan di Inggris yang telah meneliti masalah ini, mengatakan bahwa musik yang membuat konsentrasi Anda terganggu saat mengemudi atau mengubah gaya mengemudi sebaiknya tidak didengarkan, karena dapat membahayakan Anda dan pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, kata Confused, korporasi yang sama dengan Moneybarn, juga menyebut hal tersebut. Musik dengan Beat Per Munit atau BPM di atas 120 berpotensi menimbulkan kecelakaan karena perubahan gaya berkendara. Idealnya, menurut Confused, lagu aman untuk didengarkan saat berkendara antara 60 – 80 bpm.

Saat ini terdapat banyak aplikasi pemutar lagu langganan atau gratis yang menyediakan banyak lagu dari empat dekade yang lalu hingga yang terbaru. Dalam penelitiannya, Moneybarn telah melakukan survei terhadap 96 lagu yang tersedia di pemutar lagu Spotify. Hasilnya, American Idiot Green Day menjadi lagu paling berbahaya untuk didengarkan saat mengemudi.

Kemudian ada Miley Cyrus 'Party di USA, Mr Brightside by The Killers, Chainsmokers & # 39; Don & # 39; t Let Me Down dan Bruce Springsteen & # 39; s Born to Run.

Sedangkan salah satu lagu yang aman untuk didengarkan untuk dikendarai adalah Stairway to Heaven karya Led Zepelin. Diikuti oleh Under the Bridge oleh Red Hot Chili Peppers, Drake's Gods Plan, Africa oleh Toto dan Location oleh Khalid.

Anda sudah tahu lagu mana yang ingin Anda dengar saat mengemudi?

Leave a Reply