Tips Mitsubishi Saat Menguras Genangan Air

By | 2018-12-09T21:39:32+00:00 December 9th, 2018|Velg Mobil|

Sekarang sejumlah daerah di Indonesia telah mengalami hujan lebat. Berbagai masalah muncul mulai dari kemacetan, pohon tumbang, tanah longsor, sampai banjir yang menjadi momok bagi pengendara di kota-kota besar. Tanpa hujan sendirian, jalan-jalan di ibukota sudah macet, terutama ketika ditambahkan ke genangan air karena hujan yang turun.

Terkadang driver tidak punya pilihan selain menerobos genangan karena waktu. Tetapi di sini adalah waktu bagi Anda untuk tetap waspada, jangan meremehkan genangan air yang dilewati mobil.

Mempersiapkan kendaraan agar pas dan andal tidak cukup, Anda juga dituntut untuk memahami beberapa langkah yang tepat ketika melewati genangan air. Apa yang harus dipahami pengemudi sebelum mengendarai mobilnya ke air adalah karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam genangan di depan.

Biasanya mereka yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil seperti sedan atau mobil kota karena mereka tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Berbeda dengan SUV yang melakukan desain mobil memiliki ground clearance yang tinggi.

Tapi tetap, lebih baik jika ada cukup air di kolam, lebih baik mencari jalan lain. Tetapi jika tidak ada cara lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak masuk ke air yang disebabkan oleh gelombang atau riak air. Ketika datang ke filter udara terendam itu dapat menyebabkan palu air (air ke dalam ruang bakar) dan tentu saja dapat merusak mesin.

Selain itu, pastikan Anda berkendara dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan transmisi otomatis ketika Anda menabrak banjir. Hindari juga posisi separuh kopling atau kocok gas di kolam karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

Jika Anda menemukan bahwa ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil Anda mogok, maka jangan pernah mencoba menghidupkan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan lebih banyak.

Kemudian jika Anda berhasil melewati genangan air, segera periksa kondisi rem jika tetap optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km / jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya sangat baik. Setelah melintasi banjir tidak berarti bahwa masalah sudah selesai, segera periksa kendaraan Anda di bengkel resmi.

About the Author: