Toyota Mempersiapkan Kendaraan Eksplorasi Luar Angkasa TheGasPol.com

By | 2019-03-19T08:01:53+00:00 March 19th, 2019|Velg Mobil|

Tidak lagi hanya berkonsentrasi pada pengembangan mobil massal, Toyota kini mengembangkan mobil eksplorasi ruang angkasa. Ini dilakukan setelah Toyota Motor Corporation menandatangani perjanjian kerja sama dengan badan antariksa Jepang, JAXA untuk membuat penyelidikan ruang angkasa.

Isi perjanjian mengatakan bahwa Toyota akan menghasilkan alat transportasi manusia yang akan melakukan penelitian ruang angkasa dengan daya jelajah hingga ratusan ribu kilometer. Bulan adalah target pertama untuk kendaraan ini dalam waktu dekat.

Presiden JAXA Hiroshi Yamahakawa mengatakan bahwa JAXA sedang mengejar kerja sama internasional dalam membantu Jepang bersaing dalam eksplorasi ruang angkasa. Kami menargetkan keterlibatan teknologi Jepang yang dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam eksplorasi. Kolaborasi dengan Toyota meningkatkan kepercayaan diri kami. Kami ingin menggunakan teknologi mobilitas Toyota untuk membuat kendaraan untuk memeriksa kru astronot.

Sementara itu, Presiden Toyota Akio Toyoda juga menyambut kolaborasi ini. Menurutnya kolaborasi ini mendorong Toyota untuk terus menjadi perusahaan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan untuk mengeksplorasi.

"Kendaraan telah menjadi kendaraan wajib untuk alat eksplorasi luar angkasa untuk memastikan bahwa manusia dapat hidup dan bekerja. Saya pikir dengan itu inti kebutuhan proyek ini." Saya senang dan berharap dapat menyediakan kendaraan yang memiliki daya tahan dan kinerja yang Kendaraan Toyota miliki dengan teknologi sel bahan bakar kami, "kata Toyoda.

Eksplorasi ruang angkasa dilakukan untuk memperluas habitat kehidupan manusia dan meningkatkan kemampuan eksplorasi untuk tempat-tempat yang sebelumnya tidak terpikirkan. Banyak negara juga berlomba untuk membuat diri mereka memimpin dalam penjelajahan ruang angkasa seperti bulan atau Mars.

JAXA sendiri terus mempelajari setiap skenario yang dapat dilakukan dengan teknologi yang dibuat khusus untuk misi luar angkasa ini. Ditargetkan bahwa pada tahun 2030 proyek ini dapat dilakukan dengan target peluncuran ke luar angkasa pada tahun 2029.

About the Author: