Uji Nyali Pergi ke Bali TheGasPol.com

By | 2019-09-26T09:18:09+00:00 September 26th, 2019|Velg Mobil|

Bali masih menjadi salah satu ikon tujuan wisata terbaik di Indonesia. Keindahan alam dan budaya, menjadi magnet untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Perjalanan kami ke Bali kali ini sedikit berbeda karena ada misi khusus untuk dilaksanakan di sana. Ya, kami datang ke Bali untuk pertemuan tahunan Civic Estilo Indonesia pertama di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Sabtu lalu, 21 September 2019.

Kami datang karena kami ingin melihat serangkaian hatchback keren yang tampil di acara tersebut. Ini & # 39; sedan buntung & # 39; & # 39; Siaga Honda di tahun 1990an memang memiliki daya tarik tersendiri. Di era mobil teknologi modern, Honda Civic Estilo masih tidak kalah dengan penampilannya saat ini.

Tekadnya yang besar untuk tampil di acara itu, membuat Rama Prastawa putus asa untuk membesut Honda Civic Estilo-nya dari Lampung ke Bali. Tentu bukan perjalanan yang mudah, mengingat jarak yang harus ditempuh sejauh hampir 1.700 km dengan kondisi jalan beragam.

Tantangannya bukanlah halangan, Rama, panggilan akrabnya, bahkan lebih bersemangat untuk membawa Estilo kesayangannya ke Bali untuk tampil di atas tikar. Semua persiapan yang telah ia lakukan sejak sebulan lalu, pasalnya membawa mobil yang sudah berumur dan telah dimodifikasi sejauh 1.700 km membutuhkan persiapan yang matang.

Ini adalah Honda Civic Estilo pertamanya yang dibeli dari penggemar mobil serupa di Tasikmalaya, Jawa Barat. Paket aksesori opsional yang terpasang pada mobil membuat pria dari provinsi Bandar Lampung ini kepincut.

Sebenarnya, Honda Civic Estilo, ramuan lokal Aztec Green Pearl, memiliki kode kelahiran SR3, tetapi upaya untuk mempercantik perjalanan telah dilakukan dengan mengganti semua bagian kabin milik EG6 kelahiran Jepang yang memiliki banyak perbedaan dari peringatan PT Imora Motor pada tahun 1995.

Set kabin EG6 berwarna abu-abu, menggantikan kabin hitam asli, termasuk trim seluruh pintu. Selain itu, sepasang kursi depan dan model sandaran kursi belakang yang memiliki fitur lantai datar juga disematkan untuk tampil gaya interior all-out Honda Civic EG6 Japan Domestic Market (JDM).

Perangkat pemasangan telinga juga telah sepenuhnya diganti dengan peringatan oleh Gathers, yang merupakan opsional dari Honda Civic EG6 kelahiran Jepang. Walaupun risikonya tidak lagi dapat mendengarkan siaran radio karena perbedaan gelombang frekuensi antara Jepang dan Indonesia, tetapi ini masih berlangsung, termasuk satu-satunya pilihan untuk mendengarkan lagu dari Compact Disc hanya karena pada zamannya tidak ada MP3 Teknologi pemutar lagu -format atau teknologi koneksi Bluetooth.

Perangkat audio Gathers lansiran lengkap, termasuk speaker depan, speaker belakang hingga mid-bass yang terdapat pada pilar C di bagian dalam. Komponen ini termasuk barang langka yang diburu oleh penggemar Honda Civic Estilo.

Ada sesuatu yang menarik dari eksterior Honda Civic Estilo, di atapnya terdapat fitur ragtop elektrik berlabel Webasto. Ragtop adalah aksesori yang sulit didapat, terutama penunjukan yang memang dirancang untuk atap Estilo. Berbeda dengan sunroof versi Jepang, fitur ini opsional. Sepertinya, tidak banyak Honda Civic Estilo di Indonesia yang menerapkan ini di atap.

Kode alat pacu jantung asli D16 masih dipertahankan, tetapi untuk mengekstraksi kekuatannya, bagian kepala silinder digunakan oleh kode P08 versi Jepang dengan fitur VTEC atau Valve Timing Electronic Control. Rama cukup puas dengan pengaturan ini, tenaga mesin yang dihasilkan mampu mengakomodasi kebutuhannya ketika naik atau melaju melewati kendaraan lain,

Persiapan untuk perjalanan jauh juga menyentuh sektor mesin, semua komponen pengapian dan udara diformat ulang sehingga mereka tidak akan mengalami hambatan di jalan. Namun, Rama mengakui bahwa perjalanannya terhambat karena masalah dengan kabel distributor pengapian dan bahwa ia dapat dengan mudah mengatasinya.

Mengejar pandangan yang rendah, bagian suspensi dapat mengalami modifikasi sentuhan. Untuk mengurangi ketinggian, siput dan penyetrum disesuaikan dengan kebiasaan berkendara. Ini berarti bahwa untuk dibawa keluar kota, suspensi ini harus tetap dapat memberikan kenyamanan dan keamanan pada kecepatan tinggi.

Saat melibas jalanan bergelombang, mobil ini masih menunjukkan ayunan suspensi yang cukup untuk menyerap guncangan. Tidak terlalu progresif atau bahkan kaku yang jelas terlihat tidak nyaman.

Lingkar roda juga berorientasi pada penampilan standar model dasar Honda Civic Estilo dari peringatan Jepang dengan set pelek berdiameter 15 inci dan penutup roda atau versi dop dari negara matahari terbit.

Bagi Rama, nilai yang diperoleh dari mobil ini melebihi nilai nominal rupiah yang ia habiskan. Mengingat banyaknya aksesori opsional yang telah terpasang. Anda mungkin punya uang untuk menebus barang-barang ini, tetapi Anda mungkin tidak dapat menemukannya di pasar.

Dia menyelesaikan tes perjalanan luar kota selama hampir 1.700 km. Demi tampil di acara Civic Estilo yang megah di Indonesia, ia rela mengambil cuti yang cukup lama dari pekerjaannya dan berada di jalan dengan mobil favoritnya selama hampir seminggu.

Salut untuk pekerjaan yang dilakukan oleh Rama.

About the Author: