Zero Engineering Siap Menyambut Penggemar Motor Kustom Indonesia TheGasPol.com

By | 2019-02-06T11:01:17+00:00 February 6th, 2019|Velg Mobil|

Nama itu mungkin terdengar mirip dengan merek sepeda motor listrik. Namun, Zero Engineering jelas berbeda dari produk.

Zero Engineering lahir sebagai merek sepeda motor custom made dari Jepang dengan karakteristik khusus. Mereka memasang mesin Harley-Davidson ke rangka kaku (Gooseneck) yang dibuat ulang. Beberapa model yang ia buat meliputi, Tipe 5, Tipe 6, Tipe 8, dan Tipe 9.

Kelahiran Zero Engineering dapat dikatakan sebagai penciptaan pembangun kustom terkenal Shinya Kimura yang mendirikannya pada tahun 1992. Salah satu fitur khas dari desain motorik yang dibuat khusus adalah bahwa bingkainya relatif rendah.

Bukan tanpa alasan, desain seperti itu sepertinya menonjolkan bagian-bagian mesin.

Sentuhan pada detail juga menghasilkan motor dengan kualitas estetika tinggi. Tidak mengherankan, Zero Engineering memenangkan popularitas besar di Jepang karena itu mewakili selera gaya hidup penggemar roda dua Negeri Sakura.

Zero Engineering mendarat di Indonesia

Beberapa model sepeda motor Zero Engineering buatan custom dilaporkan akan masuk ke Indonesia melalui importir umum Hobby Motor yang berlokasi di Jakarta Selatan. Dalam pernyataannya kepada TheGaspol, dia mengatakan akan membawa beberapa model.

Model Zero Engineering dari Motorbike Hobbies termasuk Tipe 5, Tipe 6, dan Tipe 9. Harga yang disiapkan mulai dari angka 800 juta rupiah (off the road). Menurut rencana, motor akan mendarat di Indonesia pada pertengahan 2019.

Setiap jenis memiliki perbedaan yang tebal.

Rekayasa Nol Tipe 5

Tipe 5 adalah model paling sederhana yang ditawarkan oleh Zero Engineering. Melihat situs globalnya, sumber tenaga model ini menggunakan mesin S & S Evolution 1.300 cc yang dikombinasikan dengan transmisi 5-speed Rivera Primo.

Mesin itu dipasang pada kerangka Gooseneck yang merupakan merek dagang dari Zero Engineering. Ditambah garpu depan tipe Springer, hasilnya adalah sepeda motor custom gaya retro, tetapi juga memiliki kesan agresif.

Kenyamanan dan potensi ruang modifikasi besar adalah nilai tambah Tipe 5.

Rekayasa Nol Tipe 6

Model ini memiliki tampilan sekolah tua yang dikombinasikan dengan teknik modern. Ambil contoh, sentuhan S&S pada mesin Shovelhead yang dia gunakan. Berbeda dengan Tipe 5, model ini memiliki transmisi upgrade 6-kecepatan.

Sistem starter listrik dan starter tendangan kedua dapat ditemukan di Zero Engineering Type 6. Untuk frame, model ini kembali menggunakan sasis kaku Gooseneck yang dipadukan dengan garpu depan springer.

Rekayasa Nol Tipe 9

Model ini memiliki sentuhan khusus terutama pada suspensi. Pabrikan menempatkan suspensi multi-tautan di lokasi yang relatif tersembunyi: tepat di depan roda belakang. Dengan begitu pengguna dapat merasakan kenyamanan komponen reduksi getaran.

Akhirnya, penampilan Tipe 9 mirip dengan motor dengan sasis kaku, meskipun sebenarnya lebih tepatnya disebut ekor lunak.

Tipe 9 masih menggunakan garpu depan springer. Sementara itu, geometri kerangka keseluruhan dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang stabil.

Gooseneck Frame Zero Engineering

Penggunaan sasis kaku yang disebut Gooseneck Frame adalah salah satu karakteristik Zero Engineering. Bingkai ini dapat ditemukan pada Tipe 5 dan Tipe 6. Model diisi dengan huruf berbentuk "S" (S-Bend) di tengah.

Kurva memiliki fungsi menambah kekuatan bingkai. Selain kuat, fleksibilitas pada tingkat tertentu adalah nilai penting untuk kerangka kerja Gooseneck karena Zero Engineering menyamakannya dengan seorang samurai.

Sementara itu, finishing hitam dipilih untuk alasan estetika dan lebih terintegrasi dengan komponen lain dalam tubuh motor.

About the Author: